KOTA BEKASI – Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan RW 09, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kota Bekasi, tidak hanya dirayakan melalui berbagai perlombaan.
Di balik pertandingan tenis meja dan catur, warga juga membangun ruang kebersamaan sekaligus mendorong regenerasi kepemimpinan di tingkat lingkungan.
Ketua RW 09 Bojong Rawalumbu, Budi Purnomo, mengatakan sejumlah kegiatan olahraga digelar untuk memeriahkan momentum kemerdekaan tahun ini.
“Di antaranya pertandingan tenis meja nomor tunggal dan ganda. Untuk nomor tunggal, pertandingan sudah rampung, sementara nomor ganda dijadwalkan memasuki babak final,” ucapnya, Minggu (16/8/2026).
Selain tenis meja, warga juga mengikuti pertandingan catur yang terbuka bagi masyarakat di lingkungan RW 09. Para pemenang telah diumumkan dan menerima penghargaan.
Namun bagi Budi, perlombaan tersebut bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi juara. Ada nilai kebersamaan dan semangat perjuangan yang ingin terus diwariskan kepada masyarakat.
“Kalau dulu para pahlawan berjuang melalui peperangan untuk merebut kemerdekaan, saat ini kita mengisi kemerdekaan dengan berpartisipasi dan bertanding secara sportif,” katanya.
Menurutnya, semangat tersebut penting dijaga agar peringatan HUT Kemerdekaan tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan.
Kemerdekaan, kata dia, harus diisi dengan kegiatan positif yang mampu memperkuat hubungan antarwarga sekaligus mendorong lahirnya generasi penerus di lingkungan masyarakat.
Regenerasi Pengurus RT Mulai Tumbuh
Di tengah semarak kegiatan HUT ke-81 RI, persoalan regenerasi kepemimpinan di tingkat lingkungan turut menjadi perhatian.
Budi mengakui, mengajak generasi muda untuk aktif dalam kegiatan kemasyarakatan bukan perkara mudah. Namun, momentum pergantian kepengurusan RT di RW 09 mulai memberikan harapan baru.
“Masa bakti sejumlah pengurus RT akan berakhir pada November mendatang. Beberapa RT bahkan sudah melaksanakan pemilihan secara aklamasi dengan munculnya calon-calon pengurus yang relatif muda,” ujarnya.
Ia menyebut pengurus RT 01 dan RT 02 yang terpilih memiliki usia di bawah 40 tahun.
“Ini menjadi contoh bahwa kita berharap pengurus RT ke depan diisi generasi 30-an, di bawah 40 tahun. Dengan begitu, regenerasi di tingkat lingkungan bisa berjalan,” tuturnya.
Budi menilai keterlibatan anak muda dalam kepengurusan RT dan RW sangat penting. Selain menjaga keberlangsungan organisasi masyarakat, kehadiran generasi muda juga diharapkan mampu membawa pola pikir dan gagasan baru sesuai perkembangan zaman.
Pesan Budi untuk Pemimpin Muda: Jaga Integritas
Bersamaan dengan mulai tumbuhnya regenerasi kepemimpinan, Budi juga menitipkan pesan kepada generasi muda yang nantinya dipercaya menjadi pengurus RT maupun RW.
Menurutnya, pemimpin muda tidak cukup hanya aktif dalam kegiatan sosial. Mereka juga harus memiliki integritas dan mampu menjadi contoh bagi masyarakat.
“Jauhkan dari korupsi, jauhkan dari perbuatan culas. Generasi muda harus menjadi generasi yang benar-benar jujur dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Ia menilai nilai-nilai antikorupsi dan integritas perlu dikenalkan sejak dari lingkungan paling bawah. Menurutnya, kepemimpinan di tingkat RT dan RW merupakan ruang strategis untuk membangun budaya organisasi masyarakat yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab.
“Harapannya, ke depan mereka menjadi pemimpin yang lebih jujur dan lebih bertanggung jawab,” pungkasnya.
Semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI di RW 09 Bojong Rawalumbu akhirnya tidak berhenti pada perlombaan. Di balik meja tenis dan papan catur, warga juga sedang merawat kebersamaan, membuka ruang bagi generasi muda, sekaligus menyiapkan regenerasi kepemimpinan dari lingkungan paling dekat dengan masyarakat.