Jakarta, – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Projo dengan tema “Setia di Garis Rakyat untuk Indonesia Maju” Minggu (23/8/2026) di Kantor Sekretariat DPP Projo, Jakarta, menjadi momentum untuk kembali menegaskan komitmen perjuangan Projo dalam mengawal kepentingan masyarakat.
Judi Panca, Satgas P2MI Projo, dalam wawancara bersama awak media menyampaikan bahwa perjalanan 12 tahun Projo bukan sekadar perjalanan sebuah organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari dinamika perjuangan yang berorientasi pada kepentingan rakyat dan kemajuan Indonesia.
Menurut Judi, semangat “Setia di Garis Rakyat” harus terus diwujudkan melalui kerja nyata, terutama dalam memberikan perhatian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Bagi kami, 12 tahun Projo bukan hanya sebuah perayaan ulang tahun. Ini adalah momentum untuk kembali mengingat bahwa perjuangan harus tetap berpijak pada kepentingan rakyat. Kita harus hadir, mendengar aspirasi masyarakat dan mengawal kebijakan agar benar-benar memberikan manfaat,” ujar Judi Panca.
Ia menambahkan, keberadaan Satgas P2MI Projo juga memiliki peran penting dalam mengawal berbagai persoalan yang berkaitan dengan pekerja migran Indonesia. Perlindungan, kepastian hukum, serta pemenuhan hak-hak pekerja migran harus menjadi perhatian bersama.
Judi menegaskan bahwa pekerja migran Indonesia merupakan bagian penting dari kontribusi bangsa. Karena itu, negara dan seluruh elemen masyarakat harus memastikan mereka mendapatkan perlindungan yang layak, baik sebelum keberangkatan, selama bekerja di luar negeri, maupun ketika kembali ke tanah air.
“Pekerja migran adalah warga negara kita. Mereka harus mendapatkan perlindungan dan kepastian. Jangan sampai ketika menghadapi persoalan di luar negeri, mereka merasa sendirian. Inilah salah satu semangat yang terus kami kawal,” tegasnya.
Memasuki usia ke-12, Judi berharap Projo semakin solid dan mampu menjaga kedekatan dengan masyarakat. Menurutnya, kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada struktur, tetapi juga pada kemampuan untuk hadir di tengah persoalan rakyat.
Ia juga mengajak seluruh kader dan relawan Projo untuk terus menjaga semangat kebersamaan, gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat.
“Semangatnya harus tetap sama, yaitu setia di garis rakyat. Jangan pernah jauh dari rakyat. Karena ketika kita berbicara tentang Indonesia maju, maka rakyat harus menjadi bagian utama dari kemajuan tersebut,” pungkas Judi Panca.
HUT ke-12 Projo diharapkan menjadi titik penguatan konsolidasi sekaligus refleksi perjalanan organisasi untuk terus berkontribusi dalam mengawal agenda pembangunan dan mewujudkan Indonesia yang semakin maju, kuat dan berpihak pada kepentingan masyarakat.