JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan dua pesawat Hercules C-130 TNI Angkatan Udara untuk mengirimkan 20 ton natrium klorida (NaCl) atau garam ke Banjarmasin dan Palembang, Jumat (30/10/2026). Pengiriman ini menjadi bagian dari dukungan logistik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta mengurangi dampak kabut asap.
Pengiriman bahan semai tersebut berlangsung melalui Posko Penerbangan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. TNI mengoperasikan dua pesawat dengan tujuan dan muatan berbeda.
Pesawat Hercules C-130 bernomor registrasi A-1340 mengangkut 10 ton NaCl menuju Banjarmasin. Sementara itu, pesawat A-1333 membawa 10 ton NaCl lainnya menuju Palembang.
Pengerahan kedua pesawat tersebut menunjukkan dukungan TNI terhadap kebutuhan logistik operasi modifikasi cuaca di wilayah yang menghadapi ancaman karhutla.
Panglima TNI Tegaskan Komitmen Penanganan Karhutla
Panglima TNI menegaskan pengiriman bahan semai NaCl merupakan bentuk komitmen nyata institusi dalam mendukung percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan.
“Hal ini merupakan aksi nyata komitmen TNI dalam menuntaskan penanganan Karhutla,” tegas Panglima TNI.
Dukungan tersebut tidak hanya mencakup penyediaan bahan semai, tetapi juga pengerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) udara untuk memperlancar distribusi logistik menuju wilayah sasaran.
Melalui langkah ini, TNI mendukung pelaksanaan OMC secara cepat dan terpadu bersama instansi terkait. Operasi tersebut diharapkan membantu meningkatkan peluang pembentukan hujan guna menekan dampak kebakaran hutan dan lahan.
Selain membantu mengurangi kabut asap, upaya ini juga bertujuan menjaga kualitas udara serta melindungi masyarakat dari dampak karhutla.
TNI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penanggulangan bencana melalui pengerahan personel, alutsista, dan dukungan logistik sesuai kebutuhan di lapangan.