Jakarta – Polsek Cilincing terus menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda gudang distributor mesin pompa air milik PT Inova Nusantara di kawasan Pergudangan Central Cakung Blok A9, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (24/7/2026) malam. Polisi mengerahkan personel untuk mengamankan lokasi, mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi, dan mendalami dugaan korsleting instalasi listrik sebagai pemicu awal kebakaran. Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, sementara perusahaan masih menghitung kerugian materiil.

Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri, S.T.K., S.I.K., langsung mengoordinasikan penanganan setelah jajarannya menerima laporan dari masyarakat.

Personel Polsek Cilincing bergerak menuju lokasi untuk mengamankan area sekaligus memulai penyelidikan di tempat kejadian perkara.

Penyidik memeriksa kondisi bangunan, menelusuri titik awal munculnya api, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Selain itu, polisi berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran guna memperoleh data teknis yang mendukung proses penyelidikan.

Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri menegaskan penyidik belum menarik kesimpulan karena proses penyelidikan masih berlangsung.

“Personel kami segera mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada korsleting instalasi listrik, namun kami masih mendalami penyebab pastinya,” ujar AKP Bobi Subasri.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pengelola Pergudangan Central Cakung mengetahui kebakaran sekitar pukul 18.30 WIB.

Pengelola segera menghubungi salah seorang karyawan PT Inova Nusantara agar datang memeriksa kondisi gudang.

Namun, kobaran api sudah membesar ketika para karyawan tiba sehingga mereka tidak sempat menyelamatkan barang-barang di dalam gudang.

Selanjutnya, api menjalar ke gudang PT Sahabat Harapan Nusantara yang bergerak di bidang distribusi panel listrik.

Polisi Kumpulkan Bukti dan Periksa Saksi

Petugas pemadam kebakaran mengerahkan 17 unit mobil pemadam untuk mengendalikan kobaran api di kawasan pergudangan tersebut.

Tim pemadam akhirnya menguasai api sekitar pukul 21.00 WIB setelah melakukan pemadaman selama kurang lebih dua jam.

Kebakaran menghanguskan berbagai mesin pompa air bermerek Inokhi, Venezia, dan Rasida yang tersimpan di dalam gudang.

Api juga melalap satu unit mobil operasional Daihatsu Xenia serta satu unit sepeda motor Honda Revo milik perusahaan.

Selain itu, kobaran api merusak pintu panel listrik di gudang PT Sahabat Harapan Nusantara yang berada di samping lokasi.

Polisi memastikan seluruh pekerja berhasil menyelamatkan diri sehingga peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini kami memfokuskan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran sekaligus mendata kerugian bersama pihak terkait,” kata AKP Bobi Subasri.

Selanjutnya, penyidik memasang garis polisi untuk menjaga keutuhan lokasi selama proses penyelidikan berlangsung.

Penyidik juga memeriksa saksi tambahan, menginventarisasi barang bukti, serta mencocokkan setiap temuan dengan hasil pemeriksaan lapangan.

Di sisi lain, polisi terus berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan instansi terkait guna mempercepat pendataan kerusakan.

Perusahaan hingga kini masih menghitung nilai kerugian materiil akibat kebakaran tersebut.

Polsek Cilincing menegaskan penyidik akan menuntaskan seluruh rangkaian penyelidikan secara profesional, objektif, dan transparan.

Langkah tersebut bertujuan memastikan penyebab kebakaran berdasarkan alat bukti, keterangan saksi, serta hasil pemeriksaan teknis di lokasi kejadian sehingga seluruh proses berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.