Bekasi – Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta membangun mental personel yang berintegritas, jajaran Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) PNPP, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Al-Amin Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya ini merupakan tindak lanjut dari Surat Tugas Kapolda Metro Jaya Nomor: Sgas/008/I/BIN.1/2026 tanggal 30 Januari 2026 tentang Kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental PNPP Polda Metro Jaya.

Binrohtal dimulai pukul 08.00 WIB setelah pelaksanaan apel pagi. Personel yang tidak terploting dalam penugasan mengikuti kegiatan tadarus Al-Qur’an dengan khidmat. Pada pukul 08.10 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Juz ke-13, meliputi Surat Yusuf ayat 53–111 dan Surat Ibrahim ayat 1–52.

Kegiatan turut dihadiri dan dipandu oleh Kasubbag Binreligi RoWatpers SSDM Polri AKBP Maskat selaku pimpinan doa pembuka. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an dipimpin oleh Ustadz Muhammad Ikhsan, serta pelaksanaan zoom meeting doa bersama dan tadarus dipandu oleh Ipda Abdup Kafi, S.H.

Sebanyak 17 personel mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 1 Perwira Pertama (Pama), 13 Bintara, dan 3 Tamtama. Kegiatan berakhir pada pukul 09.15 WIB dan ditutup dengan doa bersama dalam suasana yang tertib dan penuh kekhusyukan.

Sementara itu, Komandan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya, Kompol Anisa Nimerorkena Imapuly, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan rohani dan mental merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter personel Brimob yang profesional dan humanis.

“Melalui kegiatan tadarus dan doa bersama ini, saya berharap seluruh personel dapat semakin meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Mental yang kuat dan hati yang bersih akan menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan, sehingga kita mampu memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kompol Anisa Nimerorkena Imapuly, S.I.K., M.Si.

Beliau juga menegaskan bahwa pembinaan rohani bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan kebutuhan yang harus terus dijaga untuk membentuk pribadi Bhayangkara yang Presisi, disiplin, serta berintegritas tinggi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Batalyon D Pelopor semakin solid, profesional, dan selalu mengedepankan nilai-nilai spiritual dalam setiap pelaksanaan tugas.