Jakarta Timur – Personel Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Polres Metro Jakarta Timur membubarkan aksi balap liar di kawasan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 1 Agustus 2026. Tim patroli menyita lima sepeda motor yang diduga digunakan dalam aksi tersebut setelah menerima laporan masyarakat.

Patroli rayonisasi itu menyasar sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Personel memfokuskan pengawasan pada lokasi yang kerap memunculkan balap liar, tawuran, kejahatan jalanan, dan tindak kriminal lainnya.

Tim patroli menerima laporan warga mengenai sekelompok pengendara yang memadati jalan dan menggelar balap liar di kawasan Pinang Ranti. Aktivitas itu mengganggu arus lalu lintas sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Tim langsung bergerak menuju lokasi beberapa saat setelah menerima laporan tersebut. Personel segera mengurai kerumunan dan menghentikan aksi balap liar sebelum memicu gangguan yang lebih besar.

Personel kemudian menyita lima sepeda motor yang diduga terlibat dalam aksi balap liar. Tim juga membawa para pengendaranya ke Polsek Cipayung untuk menjalani pemeriksaan sesuai ketentuan hukum.

Langkah cepat itu memperlihatkan respons aparat terhadap setiap laporan masyarakat. Kehadiran personel di lapangan sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku pelanggaran hukum yang meresahkan warga.

Patroli Perkuat Pencegahan Kejahatan Jalanan

Setelah menertibkan balap liar, personel melanjutkan patroli ke kawasan Cililitan dan Pasar Rebo. Tim memantau aktivitas masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan pada malam hingga dini hari.

Personel menyisir jalan utama, kawasan permukiman, dan sejumlah titik yang berpotensi memunculkan aksi kriminalitas. Tim juga berdialog dengan warga untuk menyerap informasi mengenai kondisi keamanan lingkungan.

Patroli berakhir tanpa menemukan gangguan kamtibmas yang menonjol di kedua kawasan tersebut. Personel memastikan masyarakat tetap menjalankan aktivitas malam dengan aman dan nyaman.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto menegaskan jajarannya terus memperkuat patroli preventif untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat melalui patroli yang terukur dan responsif terhadap setiap laporan warga. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini serta menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” kata Henik.

Henik menilai kehadiran personel pada jam-jam rawan mampu menekan peluang munculnya tindak kriminal. Karena itu, Brimob Metro Jaya terus meningkatkan koordinasi dengan satuan kewilayahan.

Ia juga meminta seluruh personel merespons setiap laporan masyarakat secara cepat, tepat, dan terukur. Langkah itu bertujuan menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat rasa aman di tengah masyarakat.

Brimob Metro Jaya mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan lingkungan dengan menghindari balap liar, tawuran, penyalahgunaan jalan umum, dan tindakan lain yang melanggar hukum.

Brimob juga meminta masyarakat segera melapor melalui Layanan Kepolisian 110 apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas. Laporan cepat akan membantu personel mengambil tindakan sebelum gangguan berkembang menjadi tindak pidana.

Patroli rayonisasi KRYD terus menjadi salah satu strategi Brimob Metro Jaya untuk memperkuat pencegahan kejahatan jalanan. Melalui kehadiran personel di lapangan, Brimob mempertegas komitmennya menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat di wilayah Jakarta Timur.