BEKASI – Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya terus mengintensifkan patroli rayonisasi sebagai langkah preventif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Bekasi. Patroli yang digelar pada Kamis (30/7/2026) dini hari itu menyasar sejumlah titik rawan guna mengantisipasi aksi tawuran, balap liar, hingga tindak kriminalitas.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan personel yang dipimpin AKP Nandhik, S.H. di Mako Batalyon D Pelopor. Sebanyak 10 personel diterjunkan dalam patroli yang dipimpin Aipda Slamet selaku DPP untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai prosedur operasional.

Patroli menyisir sejumlah kawasan strategis, mulai dari Deltamas, Orange County Lippo Cikarang, Apartemen Meikarta, Jalan Raya Chiefes Cikarang Selatan, Jalan Raya Cibarusah, Jalan Raya Pasir Gombong, Pasar SGC Cikarang, Jalan Raya Cibitung, Terminal Cikarang, Jalan Kedasih Raya, Jalan Raya Tegal Gede Pasir Sari, Jalan Raya Mekarmukti, Jalan Raya Kalimalang Jayamukti, hingga Jalan Raya Jayamukti, Cikarang Pusat.

Selain melakukan pemantauan, personel Brimob juga menjalin koordinasi dengan petugas keamanan di kawasan Deltamas. Sinergi tersebut dilakukan untuk memperkuat pengawasan serta mempercepat respons apabila ditemukan potensi gangguan kamtibmas.

Kehadiran personel Brimob di lapangan diharapkan mampu memberikan efek cegah terhadap berbagai aksi kriminalitas sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hingga dini hari.

Berdasarkan hasil patroli, seluruh wilayah yang menjadi sasaran terpantau dalam kondisi aman dan kondusif. Petugas tidak menemukan adanya aksi tawuran, balap liar maupun tindak kriminalitas yang menonjol selama kegiatan berlangsung.

Seluruh rangkaian patroli berjalan aman, tertib, dan lancar hingga personel kembali ke Mako Batalyon D Pelopor setelah menyelesaikan tugas.

Patroli rayonisasi yang dilaksanakan secara rutin menjadi wujud komitmen Satbrimob Polda Metro Jaya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Melalui kehadiran personel di lapangan, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini sehingga situasi keamanan di wilayah Kabupaten Bekasi tetap aman, nyaman, dan kondusif.