Bandung – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. mewakili Panglima TNI memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Reguler (Dikreg) LV Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Tahun Anggaran 2026 di Gedung Serasan Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Kamis (30/7/2026).

Sebanyak 157 perwira menengah yang terdiri dari personel TNI, Polri, dan perwira siswa mancanegara resmi menyelesaikan pendidikan.

Penutupan tersebut menandai berakhirnya proses pembentukan kepemimpinan strategis sekaligus menjadi awal pengabdian para lulusan di satuan masing-masing.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Wakil Panglima TNI, disampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan.

Panglima TNI menegaskan bahwa ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pendidikan harus menjadi bekal dalam menghadapi tantangan tugas di masa mendatang.”Selamat atas selesainya pendidikan di Sesko TNI.

Jadikan bekal ilmu sebagai landasan dalam mengemban tugas dan menjawab tantangan pertahanan bangsa,” ujar Panglima TNI dalam amanatnya.

Panglima TNI juga mengingatkan agar seluruh ilmu, pemikiran, serta hasil kajian yang diperoleh selama pendidikan tidak berhenti sebagai konsep, tetapi diimplementasikan secara nyata dalam setiap penugasan.

“Apa yang telah saudara pelajari di Sesko TNI harus diterapkan dalam penugasan demi memperkuat ketahanan nasional,” tegasnya.Selain itu, Panglima TNI menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan profesionalisme prajurit di tengah dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.

Menurutnya, tantangan pertahanan ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan pemimpin yang adaptif, inovatif, dan mampu membawa satuan berkembang sesuai tuntutan zaman.”Tantangan ke depan semakin kompleks.

Teruslah berkarya, kembangkan satuan yang saudara pimpin, dan selamat kepada seluruh peserta didik beserta keluarga,” pungkasnya.

Melalui penutupan Dikreg LV Sesko TNI TA 2026, TNI berharap para lulusan mampu menjadi pemimpin yang profesional, berintegritas, serta mampu mengimplementasikan pengetahuan dan kepemimpinan strategis untuk mendukung penguatan pertahanan negara dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.