KOTA BEKASI — Tri Adhianto Tjahyono menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mempercepat penanganan banjir melalui pendekatan kolaboratif saat menghadiri Halal Bihalal bersama warga RW 07, Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati.

Bersama unsur 3 Pilar Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai forum dialog langsung untuk menyerap aspirasi warga terkait persoalan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

“Halal bihalal ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga momentum untuk mendengar langsung aspirasi warga, khususnya terkait banjir,” ujar Tri Adhianto Tjahyono.

Dalam kunjungan tersebut, Tri Adhianto Tjahyono didampingi Camat Pondok Melati, Cecep Miftah Faried, S.STP, Sekretaris Kecamatan Pondok Melati, H. Ferry Pribadi Kurniawan, S.Sos, serta Lurah Jatimurni Moch. Adhie, Kepala Bidang DBMSDA, Iman, Ketua RW 07, Ir. Gunawan, Ketua LPM Kelurahan Jatimurni beserta jajaran pengurus, para tokoh masyarakat, para Ketua RT di lingkungan RW 07, serta warga Pondok Jatimurni yang turut melaksanakan kegiatan Halal Bihalal tersebut.

Sebagai bagian dari langkah konkret di lapangan, rombongan meninjau lahan seluas kurang lebih 700 meter persegi yang dihibahkan oleh warga. Lahan tersebut direncanakan menjadi bagian dari solusi strategis untuk mengurangi potensi genangan di wilayah RW 07.

“Kami sangat mengapresiasi hibah lahan dari warga. Ini merupakan bentuk kepedulian nyata dalam mendukung penanganan banjir di lingkungannya,” kata Tri Adhianto Tjahyono.

Ia menegaskan bahwa pemanfaatan lahan tersebut akan melalui kajian teknis agar dapat memberikan dampak optimal.

“Kami akan memastikan pemanfaatannya tepat sasaran dan efektif dalam mengurangi genangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tri Adhianto Tjahyono menekankan bahwa penanganan banjir membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

“Penanganan banjir tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Kolaborasi dengan masyarakat menjadi kunci agar hasilnya berkelanjutan,” tegasnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh terhadap bencana.

“Kami ingin memastikan setiap langkah yang diambil benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Kunjungan ini menegaskan upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam menghadirkan solusi konkret berbasis kolaborasi guna menjawab persoalan banjir secara berkelanjutan di wilayah permukiman.