Bekasi Genjot Evaluasi Guru, Observasi Kelas Jadi Senjata Utama Perbaiki Mutu Pembelajaran
Kota Bekasi — Pemerintah dan sekolah dasar di Kota Bekasi mulai memperketat evaluasi kinerja guru melalui observasi kelas yang dilakukan langsung saat proses belajar mengajar berlangsung.
Langkah ini tidak lagi diposisikan sebagai rutinitas administratif, melainkan sebagai instrumen utama untuk mengukur kualitas pengajaran secara nyata di ruang kelas.
Kepala SDN Jatiasih IV, Sadiah, menegaskan bahwa observasi dilakukan untuk melihat praktik mengajar guru secara langsung, bukan sekadar berdasarkan laporan atau dokumen.
“Observasi ini rutin dilakukan setiap pertengahan semester. Kita ingin melihat langsung bagaimana proses pembelajaran berlangsung di kelas,” ucapnya Jumat 17/04/26
Ia menjelaskan, fokus penilaian tidak hanya pada penyampaian materi, tetapi juga mencakup pendekatan guru dalam membangun suasana belajar yang kondusif dan interaktif.
“Kita lihat bagaimana guru menerapkan disiplin positif, menciptakan suasana kelas, dan memberikan umpan balik kepada siswa,” jelasnya.
Sebelum observasi dilakukan, sekolah terlebih dahulu menyusun skema penilaian bersama guru. Setiap guru diminta menentukan fokus yang akan dinilai serta menyiapkan perangkat pendukung melalui form persiapan.
“Tidak mendadak. Kita diskusikan dulu targetnya, guru juga menyiapkan diri melalui form yang sudah ditentukan,” tegasnya.
Pelaksanaan observasi dilakukan secara langsung di dalam kelas, dengan kepala sekolah hadir sebagai pengamat. Model ini dinilai lebih objektif karena berbasis pada kondisi riil saat pembelajaran berlangsung.
“Observasi dilakukan saat kegiatan belajar mengajar berjalan. Jadi yang dinilai benar-benar praktiknya,” ucapnya.
Dalam praktiknya, satu guru umumnya diobservasi dalam satu hari, menyesuaikan jumlah tenaga pendidik di masing-masing sekolah.
“Biasanya satu hari satu guru, tergantung jumlah guru,” tambahnya.
Hasil observasi kemudian menjadi bahan evaluasi internal sekolah untuk mendorong perbaikan metode pengajaran secara berkelanjutan.
“Hasilnya kita evaluasi bersama, agar kualitas pembelajaran bisa terus ditingkatkan,” tandasnya.
