Jakarta, – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menggelar Pengukuhan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) MPI & DPP KNPI, pada hari Kamis (25/6/2026( bertempat Hotel Naraya UNJ Jakarta Timur, dengan mengusung tema “Pemuda Penggerak Asta Cita: Bergerak dan Berdampak untuk Indonesia Maju”. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan langkah strategis pemuda dalam mendukung pembangunan nasional.

Ketua Umum DPP KNPI, Sa’ad Budiman Lubis, dalam wawancara bersama awak media menegaskan bahwa Rakernas kali ini tidak hanya berfokus pada penyusunan program kerja, tetapi juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis kepada pemerintah.

Menurutnya, KNPI berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung berbagai kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Salah satu poin utama yang disoroti adalah pentingnya penegakan hukum yang tegas, adil, dan tanpa pandang bulu, baik di internal pemerintahan maupun di luar pemerintahan.

“Kami mendukung penuh langkah-langkah pemerintah, khususnya dalam penegakan hukum yang lebih maksimal. Apa yang telah dilakukan Presiden Prabowo Subianto patut diapresiasi sebagai upaya besar dalam memperkuat tata kelola bangsa,” ujar Sa’ad Budiman.

Selain itu, KNPI juga menyatakan dukungannya terhadap program Makan Bergizi Gratis yang dinilai memiliki dampak positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam mengatasi persoalan stunting. Namun demikian, KNPI memberikan catatan kritis agar program tersebut dapat lebih tepat sasaran, terutama bagi wilayah-wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) dan daerah dengan angka stunting tinggi.

Rakernas juga menekankan pentingnya persatuan pemuda nasional. KNPI mendorong adanya langkah konkret dari pemerintah untuk menyatukan kekuatan pemuda yang saat ini dinilai masih terfragmentasi, agar dapat kembali menjadi kekuatan besar dalam pembangunan bangsa.

Lebih lanjut, Sa’ad Budiman menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari persoalan ekonomi, sosial, hingga dinamika geopolitik global yang berdampak langsung pada kondisi nasional.

Dalam menjawab tantangan tersebut, KNPI meluncurkan Gerakan Nasional Dorongan Pemuda Berwirausaha, sebuah inisiatif yang mendorong anak muda untuk terjun ke dunia usaha, mulai dari sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga perusahaan berskala besar.

“Negara-negara maju seperti Singapura memiliki jumlah pengusaha yang mencapai sekitar 12 persen dari total populasi. Indonesia harus bergerak ke arah sana, dan pemuda harus menjadi motor penggeraknya,” tegasnya.

Melalui Pengukuhan dan Rakernas ini, KNPI berharap mampu memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan, mitra pembangunan, dan penggerak utama dalam mewujudkan visi Indonesia Maju. Dengan semangat persatuan, kolaborasi, dan inovasi,

KNPI menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berdampak bagi masa depan bangsa.